BERTUMBUH dan BERTAHAN dalam Bisnis

Siklus bisnis selalu di antara dua kondisi. Kalo tidak bertumbuh maka bertahan. Ketidakmampuan bertumbuh dan bertahan, otomatis membuat bisnis menjadi jatuh bahkan harus tutup.

Setiap bisnis memiliki 2 pelaporan yang sangat powerful untuk senantiasa diperbandingkan :

Laporan Laba Rugi

Berfungsi untuk melaporkan performa perusahaan. Capaian atas kegiatan usaha dalam periode tertentu. Laporan ini hanya fokus pada profitabilitas perusahaan. Tidak perduli pada kondisi arus kas yang terjadi di perusahaan

Laporan Arus Kas

Berfungsi untuk melaporkan kemampuan perusahaan mewujudkan performa. Laporan ini hanya fokus pada kondisi arus kas yang terjadi di perusahaan. Tidak perduli pada profitabilitas perusahaan

Kedua laporan di atas masing-masing memiliki tugas yang bertolak belakang, namun sebenarnya saling terkait. Untuk itulah keduanya harus senantiasa diperbandingkan.

Pada laporan laba rugi, hasil dari performa perusahaan ditunjukkan oleh Net Profit (NP). Sementara pada laporan arus kas, khususnya dengan memperhatikan Operating Cashflow (OCF).

Ukuran keuangan di atas, dapat digunakan untuk perencanaan, implementasi, dan pelaksanaan dari strategi bisnis.

Kembali ke siklus bisnis :

a. Bertumbuh
OCF yang sehat dihasilkan dari bisnis yang bertumbuh. Bisnis yang bertumbuh selalu menghadirkan peningkatan Net Profit. Pada kondisi bertumbuh, orientasi PROFIT lebih penting daripada orientasi CASH. PROFIT dikejar, CASH dioptimalkan.

b. Bertahan
Pada saat bertahan, maka PROFIT menjadi kalah prioritas dengan CASH. Upaya menghadirkan cash, yang diusahakan semampu mungkin dari OCF. Namun tidak menutup kemungkinan harus ditopang dengan CASH in dari sumber-sumber lain (ICF dan FCF). Pada saat bertahan orientasi CASH lebih penting daripada orientasi PROFIT. CASH dikejar, PROFIT dioptimalkan.

Dari kedua kondisi tersebut, dapat kita simpulkan bahwa : Tidak ada yg lebih penting antara CASH dan PROFIT. Keduanya penting. Terlalu mengidolakan CASH, hingga mengabaikan capaian PROFIT adalah merupakan kesalahan. Apalagi terlalu mementingkan PROFIT dan mengabaikan kondisi CASH.

Kembali pada 3 kaki BISNIS :

  1. Net Profit (NP)
  2. Operating Cashflow (OCF)
  3. Return On Asset (ROA)

Baik ketika kondisi sedang bertumbuh atau bertahan, maka Return On Asset menjadi wasit terakhir seberapa mampu perusahaan tersebut dapat dikatakan PRODUKTIF.

Seberapa produktif bisnis, dapat diketahui dari seberapa mampu perusahaan dapat meningkatkan atau mempertahankan ROA. Baik dalam kondisi bertumbuh, maupun dalam kondisi bertahan.

Semoga Bermanfaat

SejenakPagi

FinancialClass

https://t.me/DashboardFinansialhttps://youtube.com/SalimSuharis


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *